Contoh Soal dan pembahasan Tentang Indeks Harga dan Inflansi
Contoh Soal dan pembahasan Tentang Indeks Harga dan Inflansi

Soal Tentang Indeks Harga dan Inflansi + Materi

Diposting pada

Soal Tentang Indeks Harga dan Inflansi + Materi UNBK Ekonomi. 

Indeks harga dan inflansi memiliki hubungan erat. Indeks harga digunakan untuk menunjukkan perubahan harga barang dalam waktu dan tempat yang sama atau berbeda. Indeks harga berperan penting dalam penentuan kebijakan ekonomi berkaitan dengan upaya mengatasi inflasi.

  1. Indeks Harga

Indeks harga adalah perubahan harga barang dan/atau jasa dari satu periode ke periode tertentu dalam suatu wilayah. Indeks harga untuk mengetahui ukuran perubahan variabel ekonomi sebagai alat ukur kondisi perekonomian. Indeks harga dapat dibedakan menjadi indeks harga konsumen, indeks harga produsen, dan indeks harga yang harus dibayar petani.

Berikut pendekatan yang dapat digunakan untuk menghitung indeks harga

  1. Indeks Harga Tidak Terimbang

Metode indeks harga tidak tertimbang dapat dijelaskan dengan rumus berikut

 

IHTT = Pn  x  100 %

Po

Keterangan

IHTT  = indeks harga tidak terimbang

Pn       = jumlah harga barang pada tahun yang diamati

Po       = jumlah harga barang pada tahun dasar

Angka indeks pada tahun dasar adalah 100

  1. Indeks Harga Terimbang

Ada dua macam perumusan indeks harga terimbang yang digunakan untuk menghitung indeks harga.

  • Indeks Laspeyres

 

IL   = Pn . Qo  x 100 %

Po . Qo

Keterangan

IL  = indeks laspeyres

Pn = harga pada tahun yang diamati

Po = harga pada tahun dasar

Qo = barang pada tahun dasar

  • Indeks Paasche

 

IP = Pn . Qn  x 100 %

Po . Qo

Keterangan

IP = indeks paasche

Pn = harga pada tahun yang diamati

Po = harga pada tahun dasar

Qn = barang pada tahun yang diamati

  1. Inflasi

Inflasi menunjukkan kenaikan tingkat harga barang secara secara umum yang berlangsung terus-menerus. Laju inflasi ditunjukkan dengan persentase (%). Kenaikan harga yang bersifat sementara tidak dapat dikatakan sebagai inflasi.

  1. Jenis- Jenis Inflasi
  • Inflasi Tarikan Permintaan

Inflasi tarikan permintaan disebabkan jumlah barang dan/atau jasa yang diminta masyarakat secara keseluruhan ( agregate demand) bertambah. Besarnya permintaan masyarakat terhadap berbagai barang akan menyebabkan inflasi karena produsen tidak selalu dapat memenuhi permintaan masyarakat. Meningkatnya konsumsi atau permintaan masyarakat akan mendorong naiknya harga.

  • Inflasi Dorongan Biaya

Inflasi dorongan biaya (cost Push Inflation) disebabkan oleh kenaikan biaya produksi. Kenaikan biaya produksi dapat berupa kenaikan harga bahan baku, harga bahan bakar, dan kenaikan upah pekerja.

  • Inflasi menurut Tingkat Keparahan

Berdasarkan tingkat keparahannya, inflasi dikelompokkan sebagai berikut

  1. Inflasi ringan ketika kenaikan harga- harga kurang dari 10 % setahun.
  2. Inflasi sedang sekira 10 – 30 % setahun
  3. Inflasi berat sekira 30-100 % setahun
  4. Inflasi tidak terkendali/hiperinkan lebih dari 100 % setahun
  5. Menghitung Inflasi

Data yang diperlukan untuk menghitung inflasi adalah indeks harga. Jenis indeks harga yang digunakan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menghitung inflasi adalah indeks harga konsumen (IHK). Secara matematis inflasi dihitung menggunakan rumus berikut

 

Laju inflasi = IHK – IHK -1  x 100 %

IHK-1

Keterangan

IHK   = indeks harga konsumen pada periode tertentu

IHK-1 = indeks harga konsumen pada periode sebelumnya

Contoh Soal dan pembahasan Tentang Indeks Harga dan Inflansi
Contoh Soal Tentang Indeks Harga dan Inflansi

Contoh Soal dan pembahasan Tentang Indeks Harga dan Inflansi

1. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Indeks harga konsumen dihitung dari harga barang untuk dijual
2) Bermanfaat untuk melihat perkembangan perekonomian secara nasional
3) Petunjuk yang dapat digunakan untuk mengukur inflasi
4) Digunakan dalam kebijakan penetapan harga oleh pedagang
5) Indeks harga berguna sebagai defaltor
Pernyataan yang sesuai indeks harga ditunjukkan oleh angka….
A. 1), 2) dan 3)
B. 1), 3) dan 4)
C. 2), 3) dan 5)
D. 2), 4) dan 5)
E. 3), 4) dan 5)
Jawaban : C

 

2. Perhatikan data jenis dan harga barang kebutuhan berikut!

No Jenis Barang Harga barang (Rp)
2014 2015 2016
1) Beras 8.600 9.000 10.500
2) Minyak goreng 11.000 11.500 12.000
3) Telur 15.000 16.500 17.000

Jika tahun 2015 sebagai tahun dasar, inflasi pada tahun 2016 yang dihitung dengan indeks harga agregatif sederhana termasuk….

A. inflasi sangat ringan
B. inflasi ringan
C. inflasi sedang
D. inflasi berat
E. hiperinflasi
Jawaban : C

 

3.Indeks harga konsumen ditunjukkan oleh tabel berikut

Bulan IHK
April 2016 114,32
Mei 2016 115,79
Juni 2016 117,63

Berdasarkan tabel tersebut laju inflasi bulan Juni 2016 sebesar…

A. 1,38 %
B. 1,43 %
C. 1,53 %
D. 1,59 %
E. 1,64 %

Jawaban : D

 

4.Indeks harga konsumen dalam beberapa bulan sebagai berikut

Bulan IHK
Mei 2016 208,11
Juni 2016 221,13
Juli 2016 238,20

Besar laju inflasi bulan juli 2016 adalah….

A. 5,72 %
B. 6,27 %
C. 6,72 %
D. 7,27 %
E. 7,72 %

Jawaban : E

Gambar Gravatar
Kesuksesan adalah hasil dari kesempurnaan, kerja keras, belajar dari pengalaman, loyalitas, dan kegigihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *